Putus asa

Mungkin kini kau sedang termenung
Meratapi semua kemalangan yang terjadi
Cita dan cintamu hancur sekejab
Hidupmu tak berjalan seiring mimpimu
Kau tengah tenggelam dalam gelapnya malam…

Kau sulut batang demi batang rokok
Kau hirup asapnya dalam-dalam
Pikiranmu kian melayang jauh
Matamu gamang dan bibirmu tertekuk keras
Mengapa nasib tak memihakmu?
Mengapa dunia begitu kejam padamu?
Kau masih belum tau, belum juga mengerti…

Malam kian larut dan sepi
Kau masih terdiam dan terpaku
Menatap pekat dan gelapnya langit
Langit mendung tanpa bulan atau bintang
Air matamu telah membeku
Setelah kemarin kau simbahkan tetesan-tetesan derasnya
Sakit, kecewa dan dendam
Berbaur dalam hela nafasmu yang berat…

Kau merasa jiwamu telah mati
Cintamu pergi jauh tinggalkanmu
Citamu kandas tertindas nasib
Betapa malangnya kau dalam takdirmu
Ini salah siapa?
Bukan salah siapa
Kau hanya tak berusaha untuk ikhlas
Kau buta dan sakit
Kau hilang dalam pahit getirnya hidup…

Malam semakin meninggalkan hari
Kau masih berdiam diri
Puntung-puntung rokok itu menjadi saksi
Setiap desahan keluhan jeritan hati
Sampai kapan kau begini?
Mati dan membusuk tanpa menyadari
Hidupmu sudah tak berarti lagi
Kian menjauh dan hilang dari realita hidup ini…

By: Irmayani Fransiska

About these ads

About irmayanifransiska

Aku tak berharap menjadi bintang di langit atau berkilau laksana mutiara di laut . Aku hanya ingin menjadi dian dalam kegelapan dan seperti garam dalam kehidupan. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri namun berharap bisa memberi kebahagiaan walau hanya sekejab bagi orang lain.

Posted on 25/03/2013, in Puisi kehidupan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.296 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: