Badai kini telah berlalu

Kemarin hujan turun dengan derasnya
Menyisakan tetesan kecil di setiap dedaunan
Namun mentari pagi ini begitu cerahnya
Membias dari balik mega-mega
Menembus hingga ke sela-sela kehidupan
Begitu hangat dan indah….

Di balik pepohonan yang rindang
Ku sandarkan sebentuk asa
Kemarin di bawahnya aku bernaung
Berteduh dari curahan hujan
Meski menggigil aku tetap bertahan
Karena hanya di sini ku merasa aman
Rindangnya menanungi jiwaku yang kedinginan dan sedih
Kesedihan yang teraniaya karena nafsu setan
Nafsu menghancurkan dan menjatuhkan….

Kini, ku coba menyeka sisa hujan di wajahku
Sirat mendung telah berganti cerah
Indahnya pelangi terlukis di mataku
Dan senyum sang dewi membias di bibirku
Aku merasa lebih baik saat ini
Aku merasa lebih tenang
Badai telah berlalu….

Berlari kecil ku mulai hari
Mengejar mimpi yang dulu sempat terhenti
Mencari bahagia yang sempat tersembunyi
Mengukir sejuta asa di setiap langkah
Denganmu duhai pencinta
Di sisiku sebagai naunganku
Aku yakin ini awal yang baru
Badai kini telah berlalu….

By: Irmayani Fransiska

About irmayanifransiska

Aku tak berharap menjadi bintang di langit atau berkilau laksana mutiara di laut . Aku hanya ingin menjadi dian dalam kegelapan dan seperti garam dalam kehidupan. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri namun berharap bisa memberi kebahagiaan walau hanya sekejab bagi orang lain.

Posted on 23/03/2013, in Puisi kehidupan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CaraKata

Blog Endah Wijayanti

Nonikhairani

Once You Make a Decision, The universe Conspires To Make It Happen

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Ika Koentjoro's Blog

Menulis untuk berbagi inspirasi......

Boelatuk

Informasi, Konsultasi, + Bumbu Terasi.

blogsiinengce

Sharing becouse caring

Lady in the Red

Red is cool like when you write

%d blogger menyukai ini: