Merindumu

Betapa merindunya aku saat ini
seolah aku hendak membunuh malam
sebagai pelampiasan rasa sesakku
menahan ribuan ton kangen di dadaku
oh ,,, di mana dia kekasihku…?

Dan alunan musik yang melantun
semakin menambah nyeri di hati
memejam mata teringat kamu
membuka mata terbayang kamu
kamu kamu dan kamu
semuanya kamu!

Apa yang kau perbuat di sana?
Merindukah kau padaku juga?
Air mataku jatuh perlahan
aku merindukanmu, sangat
seperti bulan di sana
menggantung setengah
kurang indah bagiku

Sayang, aku kangen
sangat kangen sama kamu
Bagaimana caranya agar aku tenang?
Dari kejauhan ku panggil namamu
semoga angin bisa sampaikan
betapa aku merindukanmu…

By:Irmayani F.S

About irmayanifransiska

Aku tak berharap menjadi bintang di langit atau berkilau laksana mutiara di laut . Aku hanya ingin menjadi dian dalam kegelapan dan seperti garam dalam kehidupan. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri namun berharap bisa memberi kebahagiaan walau hanya sekejab bagi orang lain.

Posted on 26/03/2013, in Puisi untuk kekasihku and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CaraKata

Blog Endah Wijayanti

Nonikhairani

Once You Make a Decision, The universe Conspires To Make It Happen

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Ika Koentjoro's Blog

Menulis untuk berbagi inspirasi......

Boelatuk

Informasi, Konsultasi, + Bumbu Terasi.

blogsiinengce

Sharing becouse caring

Lady in the Red

Red is cool like when you write

%d blogger menyukai ini: