Tanah berpengharapan

Siang ini mentari begitu ganas bersinar
Kulitku terasa terbakar dan perih
Peluh membanjiri kepala hingga kakiku
Dan pandanganku memburam kabur
Ironis sekali hari ini
Layaknya hari ini tak berpihak padaku

Bongkah demi bongkah tanah telah ku balik
Terasa begitu keras karena kemarau berkepanjangan
Apakah tanah ini masih mampu menumbuhkan kehidupan baru?
Apakah tanah ini masih bisa memberikan pengharapan baru?
Apakah tanah ini masih mampu ku jadikan sumber penghasilanku?
Sebab sesungguhnya hanya tanah ini pengharapanku
Mengingat anak dan istriku yang juga ikut menanggung beban hidup
Hidup yang tak seharusnya mereka jalani

Sejenak aku terpekur di tengah rasa lelahku
Mengapa tanahku yang dulu subur menjadi gersang?
Mengapa hujan enggan turun membasahi bumi tempatku berpijak?
Dan mengapa para penguasa pun ikut menutup mata telinga terhadap keluhan kami?
Sedang Tuhan mungkin sedang menguji imanku?
Wahai hidup sungguh penuh perjuangan
Siapakah yang peduli pada takdirmu selain dirimu sendiri?

Kembali ku ayunkan paculku
Tanah ini tak mungkin bisa membalik sendiri
Dan mentari semakin berang menghajar tubuhku
Aku tak mungkin bisa terus bertanya-tanya tentang nasib yang ku tanggung
Sedang waktu kian mengejar mimpi-mimpi usangku
Semoga esok hujan kan turun
Dan benih yang ku tabur akan tumbuh
Demi sebentuk senyum dari orang-orang yang ku kasihi
Semoga saja tanahku berpengharapan
Ya semoga saja….

Angin berhembus perlahan
hembuskan harapan besarku…

By: Irmayani Fransiska

About irmayanifransiska

Aku tak berharap menjadi bintang di langit atau berkilau laksana mutiara di laut . Aku hanya ingin menjadi dian dalam kegelapan dan seperti garam dalam kehidupan. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri namun berharap bisa memberi kebahagiaan walau hanya sekejab bagi orang lain.

Posted on 09/04/2013, in Puisi kehidupan and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CaraKata

Blog Endah Wijayanti

Nonikhairani

Once You Make a Decision, The universe Conspires To Make It Happen

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Ika Koentjoro's Blog

Menulis untuk berbagi inspirasi......

Boelatuk

Informasi, Konsultasi, + Bumbu Terasi.

blogsiinengce

Sharing becouse caring

Lady in the Red

Red is cool like when you write

%d blogger menyukai ini: