Peluk aku, Bunda

Maafkan aku, Bunda
Tlah ku teteskan air matamu
Keegoisanku membutakan nuraniku
Aku larut dalam duniaku yang baru
Kian tenggelam dalam jurang kenistaan

Maafkan aku, Bunda
Aku tak bisa menjadi sperti yang kau harap
Diriku bukan seperti pribadi yang dulu sering kau peluk
Aku berlari mengejar bayang-bayang semu
Menikmati indahnya ilusi dunia
Nafsu membara yang kian meracuni akal sehatku

Maafkan aku, Bunda
Kini aku menangis di pelukmu
Mengadukan kehancuran hidupku
Cinta telah mencurangi aku
Persahabatan telah mengkhianati aku
Dan seluruh isi dunia mempecundangi aku
Hanya engkau yang masih setia menemaniku

Maafkan aku, Bunda
Baru kini ku sadari semua
Beri aku pelukan hangatmu
Tenangkanlah jiwaku yang sedang terluka
Ingin ku menjadi permata hatimu lagi
Yang dulu pernah kau banggakan dalam hidupmu

Peluk aku, Bunda
Sama seperti saat dulu kau peluk aku
Kala ku tersandung dan terluka
Biarkan kehangatan kasihmu membelaiku
Dan ijinkan aku kembali menjadi buah hatimu
Anak yang hilang kini tlah kembali…

About irmayanifransiska

Aku tak berharap menjadi bintang di langit atau berkilau laksana mutiara di laut . Aku hanya ingin menjadi dian dalam kegelapan dan seperti garam dalam kehidupan. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri namun berharap bisa memberi kebahagiaan walau hanya sekejab bagi orang lain.

Posted on 11/04/2013, in Puisi untuk orang tua. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Ohhh irmaaaa puisinya bikim merebes mili. Inget pas nakal ke nyokap

  2. Waaahhh pernah nakal jg toh mba’ haha.. Ya aq jg prnh bgtu bikin ortu sedih… Thnx ya mba’ dha mampir hehe🙂

  3. Kasihnya kan ttp ada meski sang bunda tlah tiada🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CaraKata

Blog Endah Wijayanti

Nonikhairani

Once You Make a Decision, The universe Conspires To Make It Happen

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Ika Koentjoro's Blog

Menulis untuk berbagi inspirasi......

Boelatuk

Informasi, Konsultasi, + Bumbu Terasi.

blogsiinengce

Sharing becouse caring

Lady in the Red

Red is cool like when you write

%d blogger menyukai ini: