Syair terluka

Tersenyum insan merona merah
Wajahnya berseri tertimpa mentari
Dentum-dentum hatinya menari-nari
Mengiringi tarian surgawi
Tarian para dewa dewi
Memuja mentari penguasa hari

Tersenyum insan menyambut mimpi
Impian semu bayang-bayang kalbu
Eloklah ia mengusir sepi
Mengurung diri dalam sangkar emas
Bermandi madu berhias permata
Semua bagai ilusi jiwa
Tak bermakna tak berarti

Ingin jemari menggenggam mawar
Mawar berduri menusuk daging
Terluka hatinya karena cinta
Tersakiti hingga terbuanglah egonya
Ego untuk mengecap bahagia

Wahai kata demi kata terangkai
Menyusun bait-bait syair terluka
Tertumbuk nurani akan kisah diri
Serupa nian bagai insan berduka
Mencari jati diri dan seribu cita
Ntah apa artinya, aku tak tahu
Aku hanya menuangkan isi hati
Meluapkan ribuan emosi jiwa
Selayak pujangga kehilangan pena
Aku sungguh kehilangan makna…

About irmayanifransiska

Aku tak berharap menjadi bintang di langit atau berkilau laksana mutiara di laut . Aku hanya ingin menjadi dian dalam kegelapan dan seperti garam dalam kehidupan. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri namun berharap bisa memberi kebahagiaan walau hanya sekejab bagi orang lain.

Posted on 12/04/2013, in Me and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. DI HUJUNG SENJA

    Senja mulai menampakkan diri
    Matahari mulai terbenam
    Camar camar kembali kesarangnya

    Daku berjalan sorg diri
    Menyusuri jalan yg penuh
    Kerikil kerikil tajam
    Walau daku harus menanggung luka yg tramat perih

    Dakukan menunggumu
    Disetiap hujung senja
    Di tepian laut ini
    Dimana dulu kita pernah bersama

    Oh . . . sang kekasih
    Adakah kau merasakan asa yg sama
    Seperti yg daku rasakan saat ini
    Walau kini kita telah terpisah
    Oleh jarak dan waktu

    Namun pada hakikatnya
    Daku masih setia pada janji
    Masihkah kau ingat????
    Di hujung senja kita selalu bersama

    Akan tetapi kini hanya tinggal
    Daku dalam kesendirian
    Bersama kenangan kita

    KARYA : LUSI ARYANI
    TANGGAL : 31-05-2014

  2. HATI YANG TERLUKA

    Hati daku terluka
    Hati daku menangis
    Hati daku menjerit

    Di saat daku melihat
    Dikau bersama dirinya
    Alangkah perihnya hati ini

    Alangkah kejamnya dikau
    Sanggup dikau permainkan
    Daku yang dah terlanjur
    Mencintai dikau

    Daku takkan pernah lupa
    Akan apa yang pernah dikau ucapkan dulu
    Haruskah kehilangan dikau
    Orang yang teramat daku sayang

    Namun dengan hati yang terluka
    Daku terpaksa melepaskan dikau
    Moga tuhan memberikan
    Daku kekuatan di saat kehilangan dikau

    KARYA : LUSI ARYANI
    TANGGAL : 31-05-2014
    HARI : SABTU

  3. @Lusi aryani Terima kasih sudah berkunjung di blog ini, dan terima kasih sdh berbagi karyanya yg luar biasa ini… hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CaraKata

Blog Endah Wijayanti

Nonikhairani

Once You Make a Decision, The universe Conspires To Make It Happen

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Ika Koentjoro's Blog

Menulis untuk berbagi inspirasi......

Boelatuk

Informasi, Konsultasi, + Bumbu Terasi.

blogsiinengce

Sharing becouse caring

Lady in the Red

Red is cool like when you write

%d blogger menyukai ini: