Hapus air matamu, Mama

Ketika waktu kian membawaku larut
Lebur dalam kehidupan masa kini
Saat ego dan gengsi menekanku
Saat itu aku lupa siapa diriku
Aku lupa harga diri dan jati diriku

Aku yang merasa hebat dengan diri sendiri
Membawa jiwaku jauh ke lembah nista
Tak ku hirau kata-katamu
Tak peduli dengan perhatian dan nasehatmu
Tak memahami betapa kawatirnya kau padaku

Kenikmatan dunia ini kian menjeratku
Hingga ku sadari keberadaan janin di perutku
Malu aib dan takut semua menyesak di dadaku
Aku masih muda, masih belia
Belum waktunya aku menjadi orang tua
Hingga jalan setan membawaku padanya
Aku harus mengeksekusi mahluk malang dalam perutku
Harus!

Gelap dan dingin kini ku rasa
Ragaku telah berkalang tanah
Hal terakhir yang ku ingat adalah rasa sakit
Dan darah yang mengucur deras dari tubuhku
Aku tak ingat bahwa hidup ini begitu singkat
Sesalku terlambat
Aku mati, mati berkubang dosa

Ku lihat mama di sana
Menjerit terisak meluapkan tangisnya
Oh mama, maafkan aku
Hapus air matamu usah sesali aku
Aku sungguh tak pantas tuk kau tangisi
Maafkan aku yang belum sempat memohon maaf dan ampun darimu

Mamaku tersayang hapus dukamu
Bukan salahmu aku begitu
Semoga Tuhan tetap menjagamu
Biarkan anakmu pergi membawa jiwanya
Jiwa yang mati berselubung dosa
Dan menanti siksa hukum atas segalanya…

By : Irmayani Fransiska

About irmayanifransiska

Aku tak berharap menjadi bintang di langit atau berkilau laksana mutiara di laut . Aku hanya ingin menjadi dian dalam kegelapan dan seperti garam dalam kehidupan. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri namun berharap bisa memberi kebahagiaan walau hanya sekejab bagi orang lain.

Posted on 22/04/2013, in Puisi untuk orang tua and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. ya tgkt aborsi kini kian bertambah,frend😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CaraKata

Blog Endah Wijayanti

Nonikhairani

Once You Make a Decision, The universe Conspires To Make It Happen

Inilah Dunia Mita

menikmati detik demi detik hidup nie, karena terlalu indah jika hidup nie terlewatkan begitu saja

Ika Koentjoro's Blog

Menulis untuk berbagi inspirasi......

Boelatuk

Informasi, Konsultasi, + Bumbu Terasi.

blogsiinengce

Sharing becouse caring

Lady in the Red

Red is cool like when you write

%d blogger menyukai ini: